Sitisewu Wedding

juminten

Akhir pekan kemarin menjadi akhir pekan yang cukup menyenangkan. Bertemu dengan banyak teman-teman blogger yang susah ketemunya kalau hari biasa.

Kami semua datang untuk Sitisewu Wedding #SSW , perkawinan Memed dan Taufik (mbuh sopo Taufik iki wahahahahaha~ ). Karena perkawinan ini melibatkan 2 komunitas blog yang sudah cukup lama- Cah Andong dan BHI -acara resepsipun akhirnya menjadi ajang reuni blogger-blogger lawas.

Saya berangkat dari rumah dengan santai tapi ngantuk karena dari jam 12 malam sebelumnya tidak tidur menyelesaikan beberapa hal supaya bisa santai perjalanan ke Jogja. Berangkat sekitar jam 10 pagi dengan taksi, padahal pesawat jam 2 siang. Tapi karena tinggal di Jakarta Selatan yang macetnya gak bisa diprediksi, naik taksi aja biar aman.

Benar saja, jalanan lowong. Alhasil sampai bandara dalam waktu cuma 40 menit. Karena belum makan sama sekali, mlipir ke Solaria. Saya hapal Solaria di terminal 1A punya meja yang cukup lowong buat menempatkan laptop.

Solaria masih lowong karena belum jam makan siang. Setelah memesan menu mie plus ayam katsu- menu hapalan kalau makan di Solaria -langsung saya buka laptop dan mengerjakan beberapa task list. Sinyal AHA alias Max-D kenceng di Terminal 1A.

Masuk untuk check in jam 1. itupun karena mengingat bakal bantuin Chic buat check in karena dia telat datang ke bandara. Di ruang tunggu bersua Pakde Mbilung. Walau pesan tiketnya beda-beda, akhirnya 1 pesawat dengan Chic, Vio, Pakde Mbilung dan Ghilman. Rame ! hihi~

Di pesawat tidak ngantuk sama sekali, berusaha tidur tapi gagal. Agak geliyeng sebetulnya.

Sampai Jogja saya ikut jadwalnya Pakde Mbilung karena pakde dijemput Pengki naik mobil hihi~ Nebeng sampai Parsley, Jakal buat makan siang yang terlambat karena pakde dan Chic belum makan sama sekali. Ternyata sampai di Parsley sekaligus jadi pra-event Juminten. Juminten itu nama kopdarnya Cah Andong dulu sekali sebelum anggotanya minggat kemana-mana.

juminten
Malamnya setelah nyasar sampai PSLH UGM- mana tau SD itu kependekan dari Sanata Darma kalau bukan orang Jogja -sampailah kita di Pusat Studi Lingkungan Hidup Sanata Darma (PSLH SD), tempat JUMINTEN(an) malam itu. PSLH SD adalah salah satu tempat Kang Enade mengajar dan beraktivitas.

Tempatnya keren, seperti kebun besar yang tengahnya ada bungalow bertingkat yang besar sebagai tempat mengisi aktivitas. Senang beberapa teman punya ide untuk membuat kegiatan disini dan Kang Enade pun membuka ijin untuk teman-teman di Jogja yang mempunyai kegiatan positif untuk membuat aktifitas disana.

Sekitar jam 11 kitapun pulang dan saya langsung tepar karena ternyata tepat 24 jam tidak tidur, dari jam 12 malam sampai 12 malam hari berikutnya.

Sitisewu Wedding

Berbekal google map dan minjem motor Evie sayapun berangkat ke Joglo Melati. Sempat kehujanan karena tidak pakai jaket dan jas hujan. Sesampainya Joglo Melati sempet sendirian karena ternyata acara dibagi 2. Waktu untuk undangan keluarga dan teman.

Memed's weddingMemed's wedding
Karena ada sela antara undangan keluarga dan teman maka jadilah foto-foto petakilan diatas. Efek dari sepinya tamunya yang datang disela waktu tersebut hihihi~.

Sitisewu Wedding
Perkawinan Memed berlangsung ramai dan lancar. Terlihat sang manten sangat santai karena sempat turun dari panggung dan menyapa handai taulan yang datang. Foto-foto lebih lengkap bisa mampir ke blognya Mas Bahtiar ^^

Hari sabtu itu berlalu begitu saja setelah acara resepsi Memed karena sayapun tepar lagi sampai sore sebelum menjelajah Jogja untuk hunting kuliner (bagian ini nanti saja ya ceritanya di Tukang Makan *grinz*)

Mampir Sleman

Karena belum beli tiket kembali Jakarta, akhirnya memutuskan untuk naik bis saja dari Jombor. On the way beli tiket sekaligus mampir ke rumah Ullie karena belum pernah mampir sekaligus menyambangi kediaman Ullie yang asri di Sleman dan putrinya yang baru saja lahir.

Untitled
Putri Ullie yang baru saja lahir

Kehabisan tiket bis akhirnya dapat bis yang seadanya saja. Perjalanan ke rumah Ullie pun lancar karena sudah dikasih koordinat oleh Ullie. Walau mblusuk tapi gak nyasar hihi.

Untitled
Wah Rumah Ullie benar-benar asri. Ullie menciptakan kolam ikan dan kebun sayurnya sendiri. Jadi hampir semua kebutuhan bumbu dan sayur dia bisa penuhi sendiri. Salah 1 kemewahan yang jarang kita dapatkan di kota.

Untitled
Makan siang disuguhi ikan yang dipancing Ullie sendiri dari kolamnya. sedaplah pokoknya 🙂

Setelah puas ngobrol akhirnya saya pamitan dan langsung kembali ke Jakarta. Perjalanan yang cukup berat karena 20 jam perjalanan darat efek macet di Indramayu dan Subang, tapi tabungan energi saya cukup besar karena bertemu teman-teman di Jogja akhir pekan lalu.

Nice weekend, isn’t it? ^^

Picture Courtesy: ambil semena-mena dari mana-mana hihihi~

17 thoughts on “Sitisewu Wedding

  1. aku yo numpak bis soko njombor,

    Maju Lancar :
    Jombor – liwat jalur selatan Purwokerto – Bandung – Jakarta,
    lancar tekan Jakarta Subuh 🙂

  2. Menyenangkan sekali memang. Banyak teman2 yg sudah lama gak ketemu. Ada yg sudah gendong bayi, ada yg sudah punya pasangan, ada juga yg masih belum ma(mp)u berpasangan. BTW, apa resepnya awet bujang oom didut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *