Sudah lama saya tidak excited untuk menonton sebuah film action dan saya puas ketika menonton The Raid 2: Berandal. Sebetulnya saya tidak terlalu suka dengan genre film action yang terlalu banyak menghamburkan darah seperti The Raid 2.  Tetapi sepulangnya dari Jepang dan membaca IMDB bahkan memberikan rating 8,9, saya tahu kalau saya harus menontonnya.


Kemarin sore ketika saya nonton Berandal, saya puas dengan adegan berkelahi di Berandal. Bahkan film action dari Hongkong saja sudah menggunakan banyak special effect untuk adegan berkelahinya sehingga tidak terlihat nyata seperti didalam Berandal ini. Mata saya seperti tidak bisa puas memandang layar ketika jurus-demi jurus dan darah demi darah ditampilkan di Berandal tanpa banyak babibu dan special effect.

Memang kita tidak bisa mengharapkan sebuah plot cerita yang bagus dari The Raid 2, tapi kita bisa mengharapkan sebuah adegan genre action yang ciamik. Bahkan mata saya yang tidak suka dengan film dengan genre yang berdarah-darah ini tidak bisa lepas dari layar.

Cerita diawali dengan rencana balas dendam Rama (Iko Uwais) sekaligus ingin menghancurkan kartel penjahat yang berkuasa di kotanya dengan menyamar dan memasuki markas sang penguasa kartel. Rencana awal Rama mendekati Ucok (Arifin Putra), putra sang penguasa di penjara berhasil dan cerita bergulir dari situ.


Selain aksi adu beladirinya yang menarik dari film ini adalah bagaimana Arifin Putra yang berwajah halus digandrungi para wanita memerankan seorang putra mahkota kartel yang berwajah dingin dan bisa tanpa pikir panjang membunuh ayahnya sendiri.


Atau melihat seorang Julie Estelle yang wajahnya biasa kita lihat didalam sebuah iklan kecantikan menjadi seorang pembunuh bengis bermodalkan 2 buah palu.

Yang pasti kalau kamu suka dengan film action, kamu harus nonton film ini sebelum terlambat hilang dari peredaran bioskop. Oh ya sepertinya kita bisa mengucapkan selamat tinggal pada era Jackie Chan atau Bruce Lee #LEBAY.

Have a good weekend ! ^^

Picture Courtesy:
1. Hollywood Reporter.
2. Sony Classic.