Seperti yang sudah saya share kemarin kalau saya mendapatkan undangan untuk menjadi barisan pertama yang melihat Spectre di Indonesia. Saya mengikuti banyak film James Bond sejak jaman Sean Connery menjadi James Bond, jadi boleh dibilang saya fans dari film franchise satu ini.

Spectre dibuka dengan pertunjukan Bond yang cukup megah di Meksiko. Misi utamanya adalah membunuh Marco Sciarra, atas perintah M (Judi Dench) yang terbunuh dalam edisi Skyfall. Pembukaan yang cukup mengejutkan kan?

Pembukaan James Bond memang selalu dibuat megah atau seru. Dalam Spectre-pun tidak berubah. Aksi Bond dalam mengejar Marco Sciarra berjungkir balik di helikopter sampai gedung yang rubuh dibom menjadi aksi pembukaan Bond kali ini.


Sayangnya pembukaan Spectre yang megah kali ini tidak diikuti dengan main course yang menjadi inti Spectre kali ini. Tokoh jahat utama kali ini (baca Ernst Stavro Blofeld) terlalu rapuh untuk menghadapi James Bond walau masih digambarkan sebagai musuh yang punya akses ke semua jaringan informasi agen rahasia Inggris.

Dari sisi intrik sebetulnya cukup bagus. Hubungan masa lalu Bond dengan Ernst Stavro Blofeld juga sebetulnya menarik. Hanya saya merasa klimaksnya terlalu cepat kalau dibandingkan dengan adegan pembukanya yang sudah sedemikian seru.

Spectre merupakan film terakhir Daniel Craig berperan sebagai James Bond. Walaupun saya menyukai Daniel Craig tetapi rentang waktu 9 tahun sebagai James Bond kelihatannya dirasakan cukup oleh Daniel Craig.

Dari semua James Bond dalam era Daniel Craig, saya paling suka dengan Casino Royale. Tetapi buat pecinta James Bond saya pikir jangan melewatkan Spectre, karena kamu akan mengetahui lebih banyak tentang masa lalu James Bond.

Catatan: gambar header diambil dari Daily Motion.