Beberapa waktu yang lalu saya dan teman-teman blogger yang diundang Blue Bird diberi kesempatan istimewa oleh tim manajemen Blue Bird untuk mencoba aplikasi My Blue Bird sebelum aplikasi ini diluncurkan. My Blue Bird adalah penyempurnaan dari aplikasi pemesanan Blue Bird.

Terus terang aplikasi pemesanan Blue Bird sebelum My Blue Bird ini memang boleh dibilang jelek. Salah satu korbannya adalah Arianna yang sempat bersitegang dengan salah satu driver karena aplikasi yang error.

Setelah mencoba beberapa kali, saya boleh bilang My Bue Bird ini memang menjadi aplikasi dengan gestur yang lebih baik. Buat saya ini melegakan karena sebagai perusahaan yang besar Blue Bird mau untuk menyempurnakan apikasi pemesanannya dengan gestur yang bagus seperti aplikasi pemesanan kendaraan lain.

Image dari Techinasia.com

Image dari Techinasia.com

Untuk menggunakan aplikasi My Blue Bird, pengguna harus melakukan pendaftaran dengan memasukkan nama, email, dan nomor telepon. Setelah itu memasukkan pilihan pembayaran.

Sampai saat ini My Blue Bird baru menyediakan fasilitas pembayaran dengan cash dan eVoucher. Untuk kebutuhan kantor saya menggunakan voucher dan pilih cash saja untuk pembayaran dengan voucher.

Pak Sigit P. Djokosoetono (Direktur PT. Blue Bird) share di masa yang akan datang akan ditambahkan pembayaran non tunai seperti fasilitas Kartu Kredit atau model pembayaran yang lain.

Ario Adimas sempat memberikan ide supaya Blue Bird bisa menggunakan model-model pembayaran yang sudah ada saja dan bekerja sama. Karena merchant untuk pembayaran non tunai saat ini sudah cukup banyak.

Lewat aplikasi My Blue Bird kita bisa melakukan pemesanan dan menentukan titik jemput yang diinginkan. Kita bisa memilih dari empat jenis kendaraan yang disediakan yaitu Blue Bird, Blue Bird Van, Silver Bird, atau Silver Bird Van.

Icon Blue Bird dalam My Blue Bird ditampilkan secara real time jadi kita bisa mengetahui kalau sang supir tersesat dalam menemukan alamat titik jemput.

Salah satu keunggulan My Blue Bird adalah privasi. Ketika kita melakukan panggilan melalui telpon sang supir tidak akan mengetahui no kita sehingga privasi penumpang terjaga. Untuk masalah privasi ini harus diakui My Blue Bird ini lebih di depan.

Setelah selesai menggunakan Blue Bird kita bisa memberikan review ke driver dan juga invoice datang ke inbox email tidak lama setelah kita turun dari Blue Bird.

In general, aplikasi My Blue Bird mengalami banyak kemajuan dibandingkan aplikasi sebelumnya. Yang butuh ditambahkan hanya tambahan model pembayaran saja. Untuk kebutuhan kantor, saya menggunakan Blue Bird karena kantor menyediakan voucher Blue Bird.  Jadi dengan adanya My Blue Bird tentu saja sangat melegakan.