Sebetulnya selama beberapa hari setelah tahun baru saya sangat menikmati traffic Jakarta yang tidak terlalu ramai ini (baca lengang). Buat saya yang lahir dan besar di Jakarta, suasana lalu lintas yang lengang sebetulnya cukup aneh.

Harus diakui untuk fasilitas transportasi, Jakarta banyak ketinggalan dengan kota-kota lain di Asia Tenggara. Kota besar seperti Kuala Lumpur dan Bangkok sudah memiliki akses kereta dalam kota yang nyaman. Selama kurang lebih 5 hari bekerja di Bangkok, saya merasa Bangkok ini seperti kembaran Jakarta dengan fasilitas yang lebih advance.

Selama beberapa hari kemarin di timeline social media muncul pro dan kontra dari salah satu masyarakat yang melakukan kritik terhadap pembangunan jalur transportasi yang baru di Jakarta (jalur busway dari Ciledug/Kreo – Tendean). Kritiknya terhadap fasilitas pendukung jalur busway yang baru ini menurut saya sih betul juga dan terlihat kalau dia mempunyai concern dengan isu transportasi Jakarta.

Cukup lucu ketika dia diserang oleh komen-komen yang gak jelas ala pilkada DKI (oh well sebetulnya gak mau ngomongin pilkada). Balik ke jalur busway tadi, sebetulnya Jakarta bisa belajar ke Bangkok, gak usah jauh-jauh sampai eropa atau negara maju manapun.

Di Bangkok, setiap stasiun kereta BTS (skyytrain) pasti terhubung dengan fasilitas umum yang berada di sekitarnya. Jadi penumpang yang memang ingin mengunjungi salah satu fasilitas kota bisa langsung masuk ke gedung tanpa harus turun ke jalan terlebih dahulu.

Saya membayangkan jalur busway ini bisa terhubung dengan (misalnya) ITC Cipulir, gedung apartemen yang berada dalam jalur busway, gedung kolam renang Bulungan dan fasilitas umum lainnya.

Saya berharap mudah-mudahan untuk fasilitas MRT akan lebih terintegrasi dengan fasilitas-fasilitas umum di Jakarta, karena jalur MRT akan melewati banyak area strategis di Jakarta seperti gedung perkantoran dan mall. Saya sudah membayangkan enaknya naik MRT dari Stasiun Lebak Bulus, turun di Sudirman dan lanjut jalan kaki sebentar ke gedung kantor.

Ah, mudah-mudahan bukan mimpi yang muluk.

Featured image diambil dari huffingtonpost.