<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Will you keep on dreaming or live your dream &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://blog.didut.net/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.didut.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 19:48:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pengaruhmu di Twitter</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/03/03/pengaruhmu-di-twitter/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/03/03/pengaruhmu-di-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 01:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Online]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Tweet]]></category>
		<category><![CDATA[TweetLevel]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Harus diakui untuk sebagian besar orang yang  menggunakan twitter, mereka lebih senang bila ada interaksi dengan tweet yang mereka tulis . Entah apakah tweet itu hanya berisi status kehidupan sehari-hari atau tentang sebuah informasi yang mungkin berguna untuk orang yang lebih banyak.

Nah ada alat yang dibuat oleh Edelman untuk melihat sejauh apa tweetmu diperhatikan. Mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Harus diakui untuk sebagian besar orang yang  menggunakan twitter, mereka lebih senang bila ada interaksi dengan tweet yang mereka tulis . Entah apakah tweet itu hanya berisi status kehidupan sehari-hari atau tentang sebuah informasi yang mungkin berguna untuk orang yang lebih banyak.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S42zGO3vt4I/AAAAAAAAElc/ZFqDrDCqXyU/s400/tweetlevel.jpg" alt="" width="400" height="140" /><br />
Nah ada alat yang dibuat oleh <a href="http://edelman.com/" target="_blank">Edelman</a> untuk melihat sejauh apa tweetmu diperhatikan. Mungkin alat ini tidak untuk semua pengguna tweet. Karena tidak semua juga suka untuk diperhatikan. Namanya <a href="http://tweetlevel.edelman.com" target="_blank">TweetLevel</a>.<span id="more-401"></span></p>
<p>Tetapi kalau kamu ingin tahu sejauh apa performa tweet-tweetmu mungkin bisa menggunakan TweetLevel. Caranya mudah. Tinggal masukkan ID twittermu dan klik <em>calculate</em>.</p>
<p>Untuk pengguna twitter yang belum lama dan hanya digunakan seperlunya saja seperti saya hasilnya sepertinya cukup akurat.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S42ze3YJa8I/AAAAAAAAElk/s4Wi28ZxLQM/s800/didut.jpg" alt="" width="512" height="428" /></p>
<p><em>Have a good tweet and good day</em> ! <img src='http://blog.didut.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/03/03/pengaruhmu-di-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudah Amankah Kita?</title>
		<link>http://blog.didut.net/2009/04/27/sudah-amankah-kita/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2009/04/27/sudah-amankah-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 10:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Public Safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[ 
Pertanyaan itu sering keluar dikepala saya ketika sedang menggunakan fasilitas atau transportasi umum. Biasanya sih pertanyaan ini menghantui saya ketika menggunakan pesawat terbang, padahal pesawat terbang merupakan transportasi massal yang mempunyai persentasi kecelakaan paling rendah, tetapi dengan tingkat kepedulian terhadap resiko keamanan untuk masyarakat umum di negara tercinta kita ini yang masih rendah maka patutlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/fGb7rMfxvHo9w4lm6iyJGA?feat=embedwebsite"><img class="alignleft" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/SfWGHijEg_I/AAAAAAAAB0M/-mUFLkFVLmQ/s800/PS_LOENPIA.png" alt="" width="158" height="264" /></a> </p>
<p>Pertanyaan itu sering keluar dikepala saya ketika sedang menggunakan fasilitas atau transportasi umum. Biasanya sih pertanyaan ini menghantui saya ketika menggunakan pesawat terbang, padahal pesawat terbang merupakan transportasi massal yang mempunyai persentasi kecelakaan paling rendah, tetapi dengan tingkat kepedulian terhadap resiko keamanan untuk masyarakat umum di negara tercinta kita ini yang masih rendah maka patutlah saya masih bertanya-tanya.</p>
<p>Apalagi<a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/11/19012725/Lantai.Plasa.Simpanglima.Runtuh..1.Orang.Tewas" target="_blank"> beberapa minggu yang lalu kecelakaan di ruang publik</a> menimpa Novy (dipanggil Olip), salah satu teman di <a href="http://loenpia.net" target="_blank">Loenpia</a>. Saya pikir kejadian ini merupakan hasil dari keteledoran pengelola dalam perawatan bangunan, padahal Plasa Simpanglima merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang sangat ramai. Saya sendiri sering mengunjunginya dan tidak pernah berpikir untuk tidak merasa aman ketika berada didalamnya.</p>
<p><span id="more-115"></span>Lalu seberapa sadar sebenarnya kita terhadap keamanan kita sendiri ketika sedang berada dalam fasilitas umum? Apakah kamu pernah bertanya-tanya tentang kelengkapan keamanan di gedung perbeanjaan, di bis atau malah <a href="http://blogombal.org/2009/04/24/mari-memerkosa-dan-meranjau-ruang-publik/" target="_blank">ketika sedang berjalan di trotoar</a>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2009/04/27/sudah-amankah-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
