<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Will you keep on dreaming or live your dream &#187; Personal</title>
	<atom:link href="http://blog.didut.net/category/personal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.didut.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 19:48:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>The Journey Begins</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/28/the-journey-begins/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/28/the-journey-begins/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 19:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulutangkis]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Audisi PB Djarum]]></category>
		<category><![CDATA[Badminton]]></category>
		<category><![CDATA[Djarum]]></category>
		<category><![CDATA[PB Djarum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[Saya mau melanjutkan impresi saya terhadap program dan kegiatan PB Djarum yang saya lihat 2 minggu lalu sewaktu mereka mengadakan audisi PB Djarum untuk tahun 2010.
Perasaan saya yang pertama begitu menginjakkan kaki di hall PB Djarum adalah &#8220;gila, ini  beratus-ratus anak calon atlet bulutangkis Indonesia berkompetisi untuk mendapatkan beasiswa PB Djarum&#8221;

Lihat saja gambar yang Titiw [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau melanjutkan <em>impresi</em> saya terhadap program dan kegiatan <a href="http://www.pbdjarum.com" target="_blank">PB Djarum</a> yang saya lihat 2 minggu lalu sewaktu mereka mengadakan audisi PB Djarum untuk tahun 2010.</p>
<p>Perasaan saya yang pertama begitu menginjakkan kaki di hall PB Djarum adalah &#8220;<em>gila, ini  beratus-ratus anak calon atlet bulutangkis Indonesia berkompetisi untuk mendapatkan beasiswa PB Djarum</em>&#8221;</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TENUn3hHKsI/AAAAAAAAFow/sHOYgfxGVuA/s400/36199_407866398171_670813171_4522245_5181909_n.jpg" alt="" width="400" height="300" /><br />
Lihat saja gambar yang <a href="http://www.titiw.com/" target="_blank">Titiw</a> ambil dari seberang. Ratusan atlet bulutangkis berusia belia (11-15 tahun)  tumplek jadi satu dengan orang tua yang mengantar mereka untuk audisi.<span id="more-527"></span></p>
<p>Atlet-atlet belia ini memang dari kecil sudah ditempa untuk berhadapan dengan sistem kompetisi yang sangat ketat. Untuk mencetak 1 juara dunia seperti Haryanto Arbi (Juara All England 1993, 1994), memang kompetisi yang panjang dan berjenjang adalah <em>blue print</em>nya.</p>
<p>Audisi PB Djarum menurut saya bisa menjadi langkah awal untuk atlet-atlet belia tersebut untuk menjadi bintang bulutangkis di masa yang datang. Selain jalan yang lain untuk menjadi juara dunia bulutangkis, PD Djarum merupakan idaman atlet belia bulutangkis untuk memulai langkah mereka didunia atlet.</p>
<p>Kenapa saya bisa bilang idaman? Kalau bukan idaman tidak mungkin ada orangtua yang mengantarkan anaknya menempuh perjalanan selama 1 minggu (atau bahkan lebih) ke Kudus hanya untuk mengikuti audisi beasiswa yang seleksinya sangat ketat (<a href="http://www.pbdjarum.com/news/view/679" target="_blank">dari 870 peserta hanya diambil  11 orang</a> &#8211; <em>bayangin aja tuh tingkat kompetisinya</em>).</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TENUqmC54eI/AAAAAAAAFo4/dqDJzg0XTDQ/s400/34233_409312810923_684665923_4709230_3084474_n.jpg" alt="" width="400" height="300" /><br />
Foto diatas memperlihatkan seorang bapak yang mengantarkan sang anak dari Luwuk, Sulawesi Tenggara menempuh perjalanan 1 minggu melalui perjalanan darat dan laut menuju Kudus.</p>
<p>Saya sempat berbicara dengan salah satu orang tua dari peserta audisi.  Nama beliau Pak Ibnu dan kebetulan beliau datang  dari Semarang. Pak Ibnu mengantarkan putranya Akbar Bayu Saputra yang memang hobby bermain bulutangkis dan saat ini berlatih dengan salah satu klub di Semarang untuk memperkuat keahlian bermain bulutangkisnya.</p>
<p>Pak Ibnu malah tidak terlalu berharap Bayu lolos dalam audisi PB Djarum kali ini karena beliau menganggap bahwa cita-cita Bayu kali ini sangatlah sulit untuk dicapai, seperti pungguk yang merindukan bulan kata beliau.</p>
<p>Tetapi karena tekad Bayu yang sudah sangat bulat, beliau akhirnya luluh juga untuk mengantarkan Bayu beraudisi selama beberapa hari di Kudus.</p>
<p>Bayu bertekad untuk menjadi atlet profesional dan dengan menjadi atlet penerima PB Djarum akan membuat jalan Bayu untuk menjadi atlet profesional menjadi lebih terlihat. Kenapa begitu? Karena jika Bayu lulus menerima beasiswa dan menjadi atlet PB Djarum, Bayu tidak usah memikirkan biaya untuk latihan bulutangkis. Semua biaya untuk berlatih dari peralatan bulutangkis sampai pelatih bisa Bayu dapatkan setiap harinya selama menjadi atlet PB Djarum. Selain itu disediakan juga pelatih-pelatih yang sudah sangat berpengalaman dalam melatih calon atlet masa depan bulutangkis Indonesia.</p>
<p>Di PB Djarum Pak Ibnu juga sudah tidak perlu memikirkan kondisi Bayu karena fasilitas yang diberikan kepada atlet sangat lengkap dengan standar yang sangat tinggi termasuk fasilitas asrama. Pak Ibnu akan merasa tenang meninggalkan Bayu menapak karir atlet bulutangkisnya jika benar-benar lolos dari audisi kali ini.</p>
<p>Sayang sekali Bayu tidak lolos audisi PB Djarum 2010 ini ditahap terakhir (tahap III). Padahal ini tahun II Bayu mengikuti audisi ini. Pak Ibnu sudah tidak terlalu banyak berharap kali ini karena usia Bayu yang sudah menjelang 14 tahun  tetapi kelihatannya Bayu akan terus mencoba hingga usianya sudah mentok tidak bisa mengikuti audisi PB Jarum ini (usia maksimal yang diperbolehkan 15 tahun).</p>
<p>Betul-betul semangat yang luar biasa. Itulah <em>impresi</em> yang saya dapat dari para anak-anak dan orang tua ini selama mengikuti audisi selama 3 hari berturut-turut. Baik orang tua dan sang anak tidak mengenal putus asa walau peluang berhasil sangat-sangatlah kecil. Kebanyakan dari mereka akan terus mencoba di tahn berikutnya walau berasal dari tempat yangs angat jauh seperti Papua. Bahkan beberapa anak masih berada diusia sangat belia (9 tahun), semata-mata memberikan pengalaman dalam merasakan atmosfer kompetisi audisi PB Djarum hingga bisa siap ditahun-tahun berikutya.</p>
<p>Melihat bagaimana sang orang tua selalu memberi semangat setiap sang anak selesai menyelesaikan 1 sesi <em>game</em> maupun <em>trial</em> membuat saya sadar bahwa bintang bulutangkis tidak akan muncul jika tanpa orangtua dibelakangnya yang selalu mendukung sang atlet.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TENUt8DgyEI/AAAAAAAAFpA/hFMZtLA7Tcg/s400/Andrew.jpg" alt="" width="400" height="300" /><br />
Saya melihat semangat itu juga yang tetap dipertahankan atlet PB Djarum ketika mereka mulai tinggal di asrama. Ketika saya ngobrol dengan <a href="http://www.pbdjarum.com/profil/view/186" target="_blank">Andrew Susanto</a> (13 tahun ) &#8211; yang saya baru tahu ternyata Andrew adalah anak dari Hermawan Susanto &amp; Sarwendah Kusumawardhani &#8211; membuat saya sadar bahwa sedari belia  atlet-atlet PB Djarum sudah dilengkapi dengan fasilitas yang baik dan mental yang terus dibangun untuk menjadi seorang juara.</p>
<p>Andrew mengatakan walau kehidupan di PB Djarum jauh dari kehangatan kedua orangtuanya akan tetapi dia senang untuk berlatih setiap hari untuk menjadi juara dunia yang merupakan cita-citanya disuatu hari kelak.</p>
<p>Perkataan Andrew membuat saya sadar bahwa atlet memang dituntut untuk berusaha lebih keras daripada masyarakat kebanyakan karena seorang atlet hanya dipandang dari prestasinya saja bukan yang lain.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TENUwSGmpaI/AAAAAAAAFpI/YXW3eztjRB8/s400/34052_408082168171_670813171_4527808_5328160_n.jpg" alt="" width="400" height="300" /><br />
Untuk Andrew dan kawan-kawan, mimpi dan perjalanan mereka memang dimulai dari sini di PB Djarum.</p>
<p>Apa mimpimu hari ini kawan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/28/the-journey-begins/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekarang Eranya Pemain Tengah</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/26/sekarang-eranya-pemain-tengah/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/26/sekarang-eranya-pemain-tengah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 08:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Khedira]]></category>
		<category><![CDATA[Midfield Player]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Schweinsteger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[Gara-gara 3 tim peringkat teratas di piala dunia 2010 menggunakan 2 pemain tengah, peran ini menjadi semerbak harumnya di bursa transfer eropa  musim panas ini.

Ini dimulai dari berhasilnya duet Khedira dan Schweinsteger di barisan Jerman. Khedira yang berposisi agak kebelakang merusak alur penyerangan lawan dan Schweinsteger yang lebih dinamis menjadi dinamo tim panser Jerman untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gara-gara 3 tim peringkat teratas di piala dunia 2010 menggunakan 2 pemain tengah, peran ini menjadi semerbak harumnya di bursa transfer eropa  musim panas ini.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TE1JniwCjYI/AAAAAAAAFtA/eaNZQyaMArI/s400/khedira.jpg" alt="" width="295" height="400" /><br />
Ini dimulai dari berhasilnya duet Khedira dan Schweinsteger di barisan Jerman. Khedira yang berposisi agak kebelakang merusak alur penyerangan lawan dan Schweinsteger yang lebih dinamis menjadi dinamo tim panser Jerman untuk memulai serangan.<span id="more-542"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TE1JmOlld1I/AAAAAAAAFs4/A6659v9SNFg/s400/Schweinsteiger.jpg" alt="" width="300" height="400" /><br />
Jerman sungguh sangat beruntung memiliki Schweinsteger yang oleh Van Gaal diubah posisinya menjadi pemain tengah dari posisi pemain sayap. Saya melihat Schweinsteger menjadi pemain tengah yang amat dinamis dan mampu mengontrol dan mempertahankan bola dengan sangat kuat. Jarang saya melihat pemain tengah seperti Schweinsteger, Xabi Alonso-pun tidak seelegan Schweinsteger saat memegang bola.</p>
<p>Well, untung Schweinsteger berada di Bayern Muenchen yang mempunyai kemampuan finansial cukup kuat sehingga sampai saat ini Schweinsteger masih bisa dipertahankan dari godaan klub besar eropa lainnya.</p>
<p>Lihat saja Khedira yang sudah digoyang Maurinho untuk pindah ke Bernabeu. Maurinho memang membutuhkan Khedira untuk melapis dibelakang Xabi Alonso yang akan lebih menyokong alur penyerangan Real Madrid.</p>
<p>Pemain tengah yang menonjol lainnya tentu saja duo  Barcelona Busquets dan  Xavi. Xavi bisa mengatur ritme permainan di tim matador dengan tenang karena ada Busquets dan Xabi Alonso yang melapisnya.</p>
<p>Jadi selain Khedira siapa pemain tengah yang laris manis di bursa transfer eropa musim panas ini menurutmu?</p>
<p><em>Masih sakaw piala dunia mode on</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/26/sekarang-eranya-pemain-tengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Winner</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/15/the-winner/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/15/the-winner/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 22:11:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2010]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=525</guid>
		<description><![CDATA[
Dibawah keindahan Soccer City Stadium, akhirnya Piala Dunia 2010 berakhir. Seperti biasa piala dunia penuh dengan drama dan aksi seperti yang tersaji di final Piala Dunia tahun ini. Pertandingan Spanyol melawan Belanda seperti anti klimaks kalau buat saya. Spanyol yang bermain sangat indah dan ngotot sewaktu melawan Jerman seperti diredam oleh permainan Belanda yang keras [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TD4x_qfb2PI/AAAAAAAAFls/rNhDznNwob0/s400/Soccer%20City%20Stadium.jpg" alt="" width="400" height="256" /><br />
Dibawah keindahan Soccer City Stadium, akhirnya Piala Dunia 2010 berakhir. Seperti biasa piala dunia penuh dengan drama dan aksi seperti yang tersaji di final Piala Dunia tahun ini. Pertandingan Spanyol melawan Belanda seperti anti klimaks kalau buat saya. Spanyol yang bermain sangat indah dan ngotot sewaktu melawan Jerman seperti diredam oleh permainan Belanda yang keras cenderung mendekati  brutal.</p>
<p>Karena saya bukan fans kedua tim, akhirnya saya lebih bisa untuk menikmati pertandingan secara lebih fair. Melihat 2 peluang bersih yang gagal dikonversi menjadi gol oleh Arjen Robben saya agak khawatir juga kalau akhirnya sepakbola pragmatis akan memenangkan piala dunia kali ini.<span id="more-525"></span></p>
<p>Kenapa harus khawatir? Karena kalau Belanda yang memenangkan piala dunia, dunia sepakbola akan melihat bahwa sepak bola pragmatis ala Maurinho yang akan selalu menjadi juara. Dan akibatnya bisa ditebak akan semakin sedikit tim yang memainkan sepakbola menyerang ala Spanyol atau Barcelona.</p>
<p>Spanyol memang pantas untuk menjadi juara untuk Piala Dunia 2010. Walau kalah di pertandingan pertamanya mereka akhirnya bisa memperbaiki diri dan melaju hingga final.</p>
<p>Spanyol juga sudah mengalahkan tim-tim terbaik untuk melaju hingga final dari Portugal hingga Jerman. Dan mereka konsisten dengan sepakbola menyerangnya walau sempat mengubah formasinya ditengah perjalanan menuju final.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TD4yDdd1_JI/AAAAAAAAFl0/ws9s_lqUxyw/s400/SPAIN%20WINNER.jpg" alt="" width="400" height="249" /></p>
<p>Selamat untuk Spanyol dan mari kita tunggu aksi dan drama selanjutnya 2 tahun lagi di Piala Eropa 2012!</p>
<p><em>Picture Courtesy</em>: <a href="http://www.gettyimages.com/EditorialImages/Sport/FIFA?isource=USA_FIFAFrontdoor_mainFeature_FIFACollection" target="_blank">Getty Images</a> &amp; <a href="http://metro.co.uk" target="_blank">Metro UK</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/15/the-winner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bintang Bintang Itu</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/10/bintang-bintang-itu/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/10/bintang-bintang-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 17:36:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bulutangkis]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Alan Budikusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Badminton]]></category>
		<category><![CDATA[Djarum]]></category>
		<category><![CDATA[Djarum Indonesia Open]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Open]]></category>
		<category><![CDATA[Liem Swie King]]></category>
		<category><![CDATA[PB Djarum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung piala dunia sedang istirahat sebentar, saya mau ngomongin soal cabang olahraga lain yang juga sangat memasyarakat d Indonesia yaitu bulutangkis.
Kok tiba-tiba ngomongin bulutangkis? Nah ini gara-hara hasutan dari twitter dari orang yang saya follow akun twitternya. Diantara mahkluk-mahkluk twitter yang saya follow ada 2 mahkluk twitter yang sangat getol ngomongin bulutangkis, dari live tweet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung piala dunia sedang istirahat sebentar, saya mau ngomongin soal cabang olahraga lain yang juga sangat memasyarakat d Indonesia yaitu bulutangkis.</p>
<p>Kok tiba-tiba ngomongin bulutangkis? Nah ini gara-hara hasutan dari twitter dari orang yang saya follow akun twitternya. Diantara mahkluk-mahkluk twitter yang saya follow ada 2 mahkluk twitter yang sangat getol ngomongin bulutangkis, dari live tweet pertandingan sampai ngomongin perkembangan dunia bulutangkis Indonesia. Yang satu teman saya nge-tweet soal lingkungan <a href="http://www.titiw.com/" target="_blank">si Titiw</a> dan temannya <a href="http://badmintonaddict.wordpress.com/" target="_blank">Widya</a> yang akun twitternya saya follow sejak kejuaraan Thomas dan Uber tahun ini.</p>
<p>Mereka sangat kelihatan di timeline twitter saya karena hanya 2 mahkluk yang ini ngomongin bulutangkis. Dari sekian banyak tweet-tweet mereka di <a href="http://www.djarumindonesiaopen.com" target="_blank">Indonesia Open Super Series</a> kemarin ada 1 nama yang menggoda saya untuk membuka informasi mengenai dunia bulutangkis lagi.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TDZECv9XT9I/AAAAAAAAFhA/3hn33-6dods/s400/Tweet_Titiw.jpg" alt="" width="400" height="215" /><p class="wp-caption-text">Tweet Titiw</p></div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 406px"><img src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TDZEFL0QlcI/AAAAAAAAFhI/DMvp9JHv41k/s400/Tweet_Widya.jpg" alt="" width="396" height="400" /><p class="wp-caption-text">Tweet Widya</p></div>
<p><span id="more-505"></span>Nama ini adalah Ana Rovita. Siapa dia? Terus terang saya juga penggila bulutangkis walau belum pernah menonton langsung. Jaman dahulu setiap kejuaraan yang disiarkan ditelevisi pasti tidak akan saya lewatkan untuk menonton bintang-bintang bulutangkis dilayar kaca dari jaman Hariyanto Arbi, juara dunia dan pemilik smash 100 watt dan tentu saja Alan Budikusuma, pemegang medali emas Olimpiade 1992.</p>
<p>Tetapi sejak prestasi bulutangkis Indonesia menurun saya tidak terlalu melihat kejuaraan-kejuaraan bulutangkis lagi sampai saya melihat live tweet dari Titiw dan Widya ini. Nah balik ke Ana Rovita lagi, ternyata si Ana ini menjadi bintang di Indonesia Open Super Series 2010 kemarin. Muncul dadakan karena masuk sebagai peserta di daftar tunggu dan namanya melejit karena bisa melaju  hingga babak semifinal dan menjadi wakil putri satu-satunya di semifinal dari Indonesia.  Padahal dia harus merayap dari babak kualifikasi.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TDZK2-rgL9I/AAAAAAAAFhc/LB4v5Oz6erA/s400/search%20ana%20rovita.jpg" alt="" width="400" height="222" /><p class="wp-caption-text">Googling Ana Rovita</p></div>
<p>Jadi penasaran dong saya dengan si Ana Rovita ini. Kalau sampai Maria Febe atau Maria Kristin saya masih mengenal namanya tetapi Ana Rovita ini saya benar-benar tidak tahu.  Dari hasil goggling ternyata si <a href="http://www.pbdjarum.com/profil/view/89" target="_blank">Ana Rovita </a>ini merupakan atlet dari PB DJARUM. <em>Wait</em> !, <a href="http://www.pbdjarum.com" target="_blank">PB Djarum</a>? Ternyata saya memang masih awam <em>neh</em> dengan dunia bulutangkis nih sampai yang namanya PB Djarum aja saya belum kenal.</p>
<p>Dari profil Ana Rovita saya menjelajah situs PB Djarum sedikit lebih jauh. Sedikit tentang Persatuan Bulutangkis Djarum (selanjutnya disebut PB Djarum), PB ini dibuat oleh Djarum karena kecintaan sang pemilik PT. Djarum pada bulutangkis. Pada awalnya lokasi yang saat ini menjadi PB Djarum merupakan sebuah <em>brak</em> (tempat melinting rokok) yang pada sore hari digunakan oleh pegawai Djarum dan masyarakat Kudus untuk berlatih bulutangkis.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TDZYcAZ2dLI/AAAAAAAAFhs/Nz0_V50HrrU/s800/Hariyanto%20Arbi.jpg" alt="" width="142" height="203" /><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TCwSAMMsB2I/AAAAAAAAFeg/VkWhFYvW2jA/s288/alan-budi-kusuma.jpg" alt="" width="139" height="206" /></p>
<p>Nah sejak berhasil melahirkan Liem Swie King, atlet bulutangkis yang terkenal dengan jumping smashnya sekaligus pemegang medali All England 3 kali pada masa jayanya , maka di <em>brak </em>ini dibentuklah PB Djarum sejak tahun 1969.  Ternyata Alan Budikusuma dan Haryanto Arbi juga merupakan atlet alumni dari PB Djarum, <em>oalah</em> *<em>tepok jidats</em>*.</p>
<p>Asli baru tahu kalau tempat mencetak bintang-bintang bulutangkis ini ada di Kudus, sebuah kota kecil tidak jauh dari Semarang, tempat tinggal saya. Padahal sering ke Kudus tapi tidak pernah tahu kalau ada PB Djarum disana, asli <em>ndeso </em>banget.</p>
<p>Dan ternyata ada untungnya menjadi penggiat blogger yang tinggal didekat Kudus karena akhirnya minggu lalu saya diundang  untuk melihat Audisi Beasiswa PB Jarum.  <em>ASEKKKK</em> ! Pucuk dicinta ulam tiba.  Saya bisa melihat secara langsung bagaimana calon bintang-bintang bulutangkis ini dibentuk dan diasah untuk menjadi bintang bulutangkis di level dunia.</p>
<p>Agak tidak menyangka juga diundang ke Kudus bareng 2 mahkluk penggila bultangkis tadi ( Titiw dan Widya). Tunggu saja deh di postingan-postingan berikutnya untuk hasil kunjungan saya ke Kudus kemarin.</p>
<p>Jadi kalau ngomongin bintang bulutangkis nih, siapa atlet bulutangkis favoritmu saat ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/10/bintang-bintang-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>World Cup 2010 Finale</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/09/world-cup-2010-finale/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/09/world-cup-2010-finale/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 23:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2010]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=521</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya tim terbaiklah yang memang melaju ke Final Piala Dunia 2010. Agak sedikit kecewa dengan permainan Jerman di semifinal kemarin tetapi Spanyol memang berhasil meningkatkan mutu serangan dengan meninggalkan Torres di bangku cadangan.

Dengan permutasi bola yang hebat dari trio penyerang Barcelona didepan akhirnya Puyol bisa menciptakan gol penentu yang membuat Spanyol menemani belanda masuk final [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya tim terbaiklah yang memang melaju ke Final Piala Dunia 2010. Agak sedikit kecewa dengan permainan Jerman di semifinal kemarin tetapi Spanyol memang berhasil meningkatkan mutu serangan dengan meninggalkan Torres di bangku cadangan.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TDZgu2jYeuI/AAAAAAAAFh8/U9HJ_vj4tiw/s400/puyol%20header.jpg" alt="" width="400" height="277" /><br />
Dengan permutasi bola yang hebat dari trio penyerang Barcelona didepan akhirnya Puyol bisa menciptakan gol penentu yang membuat Spanyol menemani belanda masuk final piala dunia 2010.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TDZhZPW9SEI/AAAAAAAAFiM/eyjzuCN8_34/s400/robben%20header%20.jpg" alt="" width="286" height="400" /><br />
Jadi siapakah yang akan menangis dan tertawa di akhir piala dunia 2010 ini? Kita tunggu dan nikmati saja permainannya senin depan. Salam Sepakbola!</p>
<p><em>Picture Source</em>: <a href="http://www.gettyimages.com/EditorialImages/Sport/FIFA?isource=USA_FIFAFrontdoor_mainFeature_FIFACollection" target="_blank">Getty Images</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/09/world-cup-2010-finale/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup Nikmat</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/01/hidup-nikmat/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/01/hidup-nikmat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[Teman]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[Saya suka dengan #hidupnikmat ala Nike Prima, sosok kreatif yang saya kenal belum lama ini.
Dia berbagi juga Hidup Nikmatnya melalui blog yang dia tulis dalam kesehariannya.
Saya pikir mencoba berbagi hidup nikmat mengajarkan kita untuk mensyukuri apa yang sudah kita dapatkan setiap hari.
Jadi apa Hidup Nikmatmu hari ini?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya suka dengan <a href="http://twitter.com/#search?q=%23hidupnikmat" target="_blank">#hidupnikmat</a> ala <a href="http://twitter.com/nikeprima" target="_blank">Nike Prima</a>, sosok kreatif yang saya kenal belum lama ini.</p>
<p>Dia berbagi juga <a href="http://en.wordpress.com/tag/hidup-nikmat/" target="_blank">Hidup Nikmat</a>nya melalui blog yang dia tulis dalam kesehariannya.</p>
<p>Saya pikir mencoba berbagi hidup nikmat mengajarkan kita untuk mensyukuri apa yang sudah kita dapatkan setiap hari.</p>
<p>Jadi apa <strong>Hidup Nikmat</strong>mu hari ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/01/hidup-nikmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SOLO: Sharing Komunitas &amp; Tur Kampung Laweyan (part 3)</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/06/20/solo-sharing-komunitas-tur-kampung-laweyan-part-3/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/06/20/solo-sharing-komunitas-tur-kampung-laweyan-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 02:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[KopDar Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Loenpia]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing Online lan Offline]]></category>
		<category><![CDATA[SOLO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[Setelah bercerita tentang petualangan kuliner saya di Solo, saatnya berlanjut berbagi mengenai kegiatan SOLO dari Bengawan.
Sharing Komunitas Blog

Setelah puas beristirahat sore dan bersiap untuk acara selanjutnya, kami dijemput oleh teman-teman Bengawan ke lokasi kegiatan berikutnya. Setting makan malam dibuat sangat guyub dengan lesehan dan peserta saling berdekatan. Apalagi makan malam pada hari I diiringi oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah bercerita tentang <a href="http://blog.tukangmakan.com/2010/06/19/berburu-kuliner-malam-di-solo-part-2/" target="_blank">petualangan kuliner saya di Solo</a>, saatnya berlanjut berbagi mengenai kegiatan SOLO dari Bengawan.</p>
<h2>Sharing Komunitas Blog</h2>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBxKpN1CxdI/AAAAAAAAFPU/JoulEo-QaN0/s400/IMG_0031%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Setelah puas beristirahat sore dan bersiap untuk acara selanjutnya, kami dijemput oleh teman-teman Bengawan ke lokasi kegiatan berikutnya. Setting makan malam dibuat sangat <em>guyub</em> dengan lesehan dan peserta saling berdekatan. Apalagi makan malam pada hari I diiringi oleh teman-teman seniman yang membawakan musik keroncong. Khas sekali dan beraroma sangat Solo.<span id="more-483"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBxKtd9lHtI/AAAAAAAAFPc/Brj7xskBO2o/s400/IMG_0032%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBxKxb8qXiI/AAAAAAAAFPk/vVio2x2Unzc/s400/IMG_0034%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Setelah kenyang dan puas makan malam, <a href="http://blontankpoer.com/" target="_blank">Pakde Bloenthank</a> memulai sharing antar komunitas blog pada malam itu. Setiap perwakilan komunitas blog yang datang pada malam itu berbagi mengenai kegiatan yang telah mereka lakukan di komunitas masing-masing. Setiap komunitas juga berbagi tips jika ada solusi yang mereka temukan didalam sebuah penyelenggaraan kegiatan.</p>
<p>Buat saya pribadi sangat menyenangkan melihat semangat  dari teman-teman <a href="http://plat-m.com/" target="_blank">Plat-M</a> yang masih sangat baru dan  sangat bergairah untuk menggerakkan kegiatan blog di Pulau Madura. Kegiatan diakhiri sekitar jam 11 malam setelah semua komunitas mendapat gilirannya untuk berbagi.</p>
<h2>Kampung Batik Laweyan</h2>
<p>Pagi harinya kami dijemput Pakde Bloenthank untuk melakukan wisata sejarah di kampung Batik Laweyan. Kampung batik Laweyan sudah ada sejak abad XV dan dari kampung ini pula lahir K.H. Samanhudi, salah satu tokoh pergerakan nasional  yang melawan penjajahan.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBxL3yV5RII/AAAAAAAAFRs/mh0w8RiNWPY/s400/IMG_0057%20%28Large%29.JPG" alt="" width="300" height="400" /><br />
Kami diantar ke kampung batik Laweyan dengan menggunakan becak. Dengan becak kami bisa menikmati pemandangan yang disuguhkan Kota Solo, kota dengan banyak bangunan lamanya yang masih terawat.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBxMA2NGhTI/AAAAAAAAFR8/_HQlBtBnt0E/s400/IMG_0059%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Sesampainya di <a href="http://www.putra-laweyan.co.id/" target="_blank">Batik Putra Laweyan</a>, <em>meeting point</em> dengan komunitas lain, kami langsung disuguhkan minuman tradisional dan setoples ampyang. Langsung laris pada saat itu juga. Apalagi setelah leker pisang nan lezat juga menemani pagi itu.</p>
<p>Setelah semua peserta datang dimulailah perjalanan tur kampung batik Laweyan. Rute dimulai dari melihat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibuat bekerjasama dengan GTZ, Jerman untuk mengurangi pencemaran dari limbah proses pembuatan batik.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBxMXPFuTnI/AAAAAAAAFS0/-sebLAUpeNs/s400/IMG_0068%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TB18uuEZr-I/AAAAAAAAFX8/fcNBvI3CzCk/s400/gang_pepeng%20%28Medium%29.jpg" alt="" width="400" height="300" /><br />
Lalu kita diajak untuk menelusuri dalamnya kampung batik laweyan yang didominasi oleh gang-gang sempit dan dinding-dinding rumah yang tinggi. Dinding rumah yang tinggi dibuat untuk alasan &#8220;keamanan ekonomi&#8221;. Dinding yang tinggi mencegah racikan batik atau corak batiknya dilihat oleh orang lain. Didalam satu rumah biasanya ada proses nulis batik, <em>nyanting </em>sampai dengan setrika batik.</p>
<p>Jalan-jalan yang sempit diantara rumah pengusaha batik inipun ada cerita uniknya. Konon bila ada maling masuk, satu kampung lampunya akan dipadamkan. Maling yang hendak lari biasanya nabrak tembok yang sempit-sempit itu dan tau-tau sudah klenger.</p>
<p>Nuansa Islam sangat kental di kampung batik ini. Nuansa ini terlihat dengan adanya Masjid yang dikenal sebagai Masjid Laweyan  yang dibangun pada tahun 1546 Masehi. Masjid ini awalnya adalah sebuah sanggar yang oleh pemiliknya (Kyai Ageng Beluk) diubah menjadi sebuah masjid untuk menunjang dakwahnya.</p>
<p>Awalnya batik dikampung ini dikenalkan oleh Kyai Ageng Henis yang memang menyukai kesenian. Beliau juga mengajarkan cara membuat batik pada masyarakat setempat. Pengaruh beliau membuat Laweyan yang awalnya memproduksi kain tenun berubah menjadi produsen batik. Kyai Ageng Henis masuk beragama Islam setelah bertemu dengan Sunan Kalijaga.</p>
<p>Dulunya Laweyan menjadi salah satu kota perdagangan yang maju karena letaknya yang strategis. Saking stragesinya sampai dibangun sebuah pelabuhan yang berada pada sisi selatan kampung dan disebelah timur masjid di pinggir Kali Kabangan yang saat ini sudah tidak dapat ditemukan peninggalannya.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TB18xrt4-qI/AAAAAAAAFYM/KN9eg0-W14c/s400/bunker_pepeng%20%28Medium%29.jpg" alt="" width="300" height="400" /><br />
Pada jaman perlawanan terhadap penjajah Belanda, pada tahun 1905 muncul Serikat Dagang Islam (SDI) yang diprakarsai oleh K.H Samanhudi yang juga menjadi salah satu saudagar batik pada saat itu. Pada saat itu SDI dibuat untuk menyatukan saudagar batik muslim yang ada di Laweyan untuk menghadapi Belanda. Dibeberapa rumahpun terdapat bunker yang berguna untuk perlindungan disaat serangan.</p>
<p>Industri batik tulis dan cap di Laweyan sempat sangat turun ketika batik-batik sablon mulai masuk. Proses pembuatan batik yang lebih cepat dan massal membuat harga batik sablon menjadi lebih murah.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TB18wLSk5iI/AAAAAAAAFYE/hjz_FnDVRss/s400/batik_pepeng%20%28Medium%29.jpg" alt="" width="300" height="400" /><br />
Namun pada tahun 2000-an industri batik Laweyan pun mulai membaik. Apalagi sejak dibentuknya <a href="http://www.kampoenglaweyan.com/id/" target="_blank">Forum Kampung Batik Laweyan</a> yang mencoba mengangkat potensi wisata kampung cagar budaya ini. Saat ini kita bisa melihat proses pembuatan batik di kampung ini karena pengusaha batik di Laweyan saat ini juga membuka showroomnya di rumah masing-masing seperti yang terlihat pada showroom Batik Putra Laweyan.</p>
<p>Setelah puas mengelilingi Laweyan akhirnya kita digiring ke acara penutupan SOLO. Para blogger disuguhkan dengan irama keroncong sambil makan siang. Bahkan Danindrapun sempat bernyanyi bersama sang biduan. Sebelum ditutup tim dari Internet Sehat juga sempat mempresentasikan mengenai beberapa fakta penggunaan internet d Indonesia. Para blogger ditantang untuk membuat konten yang positif selama berinternet ria.</p>
<p>Acara sendiri berakhir sekitar jam 2 siang. Terima Kasih untuk teman-teman <a href="http://www.bengawan.org/" target="_blank">bengawan</a> atas jambore blogger-nya yang seru dan penuh dengan kegiatan berbagi. Sampai jumpa di kopi darat berikutnya.</p>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li> Laweyan &#8211; <a href="http://jengjeng.matriphe.com/menelusuri-jejak-sejarah-kampung-batik-laweyan.html" target="_blank">JengJeng Matriphe</a></li>
<li>Foto bunker &amp; pembatik -<a href="http://escoret.net/blog/" target="_blank"> Pepeng Escoret</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/06/20/solo-sharing-komunitas-tur-kampung-laweyan-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seberapa Semarang(an) Kamu?</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/05/05/seberapa-semarangan-kamu/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/05/05/seberapa-semarangan-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 01:43:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Loenpia]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Semarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Di milis Semarangan(an) aka Loenpia ada thread khusus tentang &#8220;Kamu sudah jadi orang Semarang kalau&#8230;&#8230;&#8221; dan hasilnya di bawah ini, kalau kamu? (awas konten bahasa sangat semarangan) :

biasa kebanjiran
biasa kepanasan
nonton dugderan
bilang &#8216; he-eh &#8216; (ketika di purwokerto,orang2 langsung tau kalo aku dari semrang gara2 bilang he-eh)
KTP Semarang
Peduli Semarang
udah pernah kebanjiran di kawasan Johar dan sekitarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di milis <a href="http://groups.google.com/group/semarangan" target="_blank">Semarangan(an)</a> aka <a href="http://loenpia.net" target="_blank">Loenpia</a> ada thread khusus tentang &#8220;<strong>Kamu sudah jadi orang Semarang kalau&#8230;&#8230;</strong>&#8221; dan hasilnya di bawah ini, kalau kamu? (<em>awas konten bahasa sangat semarangan</em>) :</p>
<ul>
<li>biasa kebanjiran</li>
<li>biasa kepanasan</li>
<li>nonton dugderan</li>
<li>bilang &#8216; he-eh &#8216; (ketika di purwokerto,orang2 langsung tau kalo aku dari semrang gara2 bilang he-eh)<span id="more-464"></span></li>
<li>KTP Semarang</li>
<li>Peduli Semarang</li>
<li>udah pernah kebanjiran di kawasan Johar dan sekitarnya =))</li>
<li>tau dimana simpang lima dari arah mana aja <img src='http://blog.didut.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>tau hampir semua rute angkot dan bis kota..:D</li>
<li>kalo ngomong belakangnya ditambahin &#8220;ik&#8221;</li>
<li>Pernah kena rob pas melintas di Pasar Johar</li>
<li>Bisa membedakan mana putaran Simpang 5 dan Tugu Muda..:D</li>
<li>datang ke kota kabupaten dan dianggap/disambut sebagai &#8220;ORANG PUSAT&#8221;</li>
<li>Pernah mogok di tanjakan Gombel yg legendaris</li>
<li>Pernah naik Kapal dari Pelabuhan Tanjung Emas</li>
<li>kalo sudah pernah kecemplung di pante marina atau maroon</li>
<li>kalo udah minum air tanah semarang, trus abis minum langsung ngucap: he&#8217;eh ik..</li>
<li>kalau sudah pernah malam mingguan di taman tabanas&#8230;</li>
<li>sudah pernah ke simpang lima pagi1 jam 7 dengan keadaan belum mandi&#8230;</li>
<li>kalimat ditambahi &#8220;to&#8221;&#8230; contoh &#8220;yo ora to&#8221;</li>
<li>kalau piknik ke bandungan/ gedung songo&#8230; (poknik tenanan lho ya)</li>
<li>masuk ke lawang sewu *uji nyali*</li>
<li>lari pagi di Trilomba juang</li>
<li>masuk ke china town nya semarang</li>
<li>tahu mana yang gang pinggir, mana gang lombok dan mana gang baru di pecinan semarang</li>
<li>seneng tahu gimbal</li>
<li>misuh, kake&#8217;ane</li>
<li>lewat tol manyaran tembus pelabuhan</li>
<li>njegur polder tawang</li>
<li>kangen semaraaang&#8230;..</li>
<li>hoby makan nasgor babat</li>
<li>kebanjiran di pelabuhan</li>
<li>tahu bedanya rob ma banjir beneran</li>
<li>bisa bedain lumpia gang lombok, lumpia pemuda, dan lumpia2nan</li>
<li>pernah foto2 di tugumuda</li>
<li>pernah foto2 di kota lama</li>
<li>pernah foto2 di lawang sewu</li>
<li>pernah foto2 di setasiun tawang</li>
<li>Pernah nonton arak2an warak ngendhog.</li>
<li>pernah ke dugderan</li>
<li>suka es gempol</li>
<li>cari duren ke gunung pati</li>
<li>setidaknya sekali pernah ke perwil&#8230;</li>
<li>sering kondangan di gedung wanita&#8230;</li>
<li>pernah mbanyaki ke PRPP</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/05/05/seberapa-semarangan-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Simple Yoga</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/05/05/simple-yoga/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/05/05/simple-yoga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 19:54:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Simple Yoga]]></category>
		<category><![CDATA[Yoga]]></category>
		<category><![CDATA[Yoga Pose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu update di blog WP saya tadi tiba-tiba saya mengklik salah satu blog yang random keluar di halaman depan WP. Dan ternyata isi postingannya mengenai pose yoga yang sederhana yang dapat dilakukan didekat meja kerja.
Kedua pose dibawah ini sangat baik untuk kamu yang banyak bekerja didepan komputer sehingga otot bahu terasa sangat kaku. Pose-pose ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu update di <a href="http://didut.wordpress.com" target="_blank">blog WP saya</a> tadi tiba-tiba saya mengklik salah satu blog yang random keluar di halaman depan WP. Dan ternyata isi postingannya mengenai pose yoga yang sederhana yang dapat dilakukan didekat meja kerja.</p>
<p>Kedua pose dibawah ini sangat baik untuk kamu yang banyak bekerja didepan komputer sehingga otot bahu terasa sangat kaku. Pose-pose ini untuk meregangkan kedua otot bahu kita. Gerakannya sangat sederhana dan tinggal berdiri nempel di dinding dekat kamu. Walau menggunakan bahasa inggris instruksinya cukup sederhana kok. <em>Enjoy yoga</em>!<span id="more-462"></span></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/hh1KuuiLgro&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/hh1KuuiLgro&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/_sJ4rSNbKQ8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/_sJ4rSNbKQ8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/05/05/simple-yoga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Starbucks</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/03/06/starbucks/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/03/06/starbucks/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 14:12:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Photo Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Mug]]></category>
		<category><![CDATA[Starbucks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[
Di kota ini belum sebentar lagi ada Starbucks. Tapi itu tidak menghalangi kita untuk menikmati sensasinya khan?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S5Ia1ly8g4I/AAAAAAAAEos/DuGs5v-cwNA/s400/IMG_0133%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="300" height="400" /><br />
Di kota ini belum <del datetime="2010-03-06T14:12:42+00:00">sebentar lagi</del> ada Starbucks. Tapi itu tidak menghalangi kita untuk menikmati sensasinya khan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/03/06/starbucks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
