Mahal ?

8 Comments

Satu minggu kemarin saya mengunjungi resto berkonsep fast food. Menghabiskan sekitar 20.000 untuk sebuah hamburger ukuran standar (atau bisa dibilang kecil kalau buat ukuran perut saya), satu paket kentang goreng dan segelas soft drink.

Menghabiskan waktu sekitar 10 menit untuk menghabiskan seluruh makanan yang ada dan selanjutnya tidak tau lagi apa yang harus saya lalukan kecuali pergi dari resto itu karena kecilnya kemungkinan menemukan aktivitas yang lain. Yang saya rasakan kenyang dengan rasa soft drink yang mendominasi dan segera lapar lagi begitu sampai rumah.

Hari ini saya berkunjung ke resto yang berkonsep slow food. Datang langsung diberi kopi susu hangat sebagai komplemen karena sang pemilik sahabat sekaligus klien saya. :P

Semua tamu mempunyai kesempatan untuk berbicara langsung atau berinteraksi dengan sang pemilik. Pengunjung bisa mendapatkan menu pengganti dengan segera bila tidak puas dengan makanan yang dihidangkan. More

Sakaw

No Comments

Yap saya lagi sakaw sama yang namnya nasi kucing.

Nasi kucing di daerah Banyumanik dan Pasar Jatingaleh bener-bener ajeep.

Tambahannya itu bikin mulut saya tidak bisa berhenti untuk menyantapnya, dari sate ayam dendeng, sate rempela, lumpia …… *jadi laper*