<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Will you keep on dreaming or live your dream &#187; Semarang</title>
	<atom:link href="http://blog.didut.net/tag/semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.didut.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Aug 2010 02:19:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>[Travelogue] Berpetualang di  Curug Lawe</title>
		<link>http://blog.didut.net/2010/07/29/travelogue-berpetualang-di-curug-lawe/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2010/07/29/travelogue-berpetualang-di-curug-lawe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 00:24:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Loenpia]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Curug Lawe]]></category>
		<category><![CDATA[Hiking]]></category>
		<category><![CDATA[Kalisidi]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Ungaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=553</guid>
		<description><![CDATA[Jadi 1 minggu yang lalu bersama teman-teman komunitas (Loenpia.net, NasiKucing.com, DotSemarang, SamTUG, VisitSemarang.com), kami mencoba menjelajah Curug Lawe.

Curug Lawe ini tidak jauh dari Semarang, menggunakan motor hanya sekitar 30 menit saja ke arah Kota Ungaran. dari Semarang selepas Banyumanik kita (&#8230;)</p><p><a href="http://blog.didut.net/2010/07/29/travelogue-berpetualang-di-curug-lawe/">Read the rest of this entry &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi 1 minggu yang lalu bersama teman-teman komunitas (Loenpia.net, NasiKucing.com, <a href="http://dotsemarang.blogdetik.com/" target="_blank">DotSemarang</a>, <a href="http://twitter.com/samtug" target="_blank">SamTUG</a>, VisitSemarang.com), kami mencoba menjelajah Curug Lawe.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/MeErjeZQY7wvTUKGlhkhBrq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEdRtjR9I/AAAAAAAAFvY/HrALEXbej8w/s400/37861_1500869731207_1518091930_1211182_6625064_n.jpg" alt="" /></a><br />
Curug Lawe ini tidak jauh dari Semarang, menggunakan motor hanya sekitar 30 menit saja ke arah Kota Ungaran. dari Semarang selepas Banyumanik kita belok kanan ke arah Gunung Pati. Belokan ini setelah Indomaret di daerah Pudak Payung. Setelah ketemu gerbang UNNES naik sedikit lalu belok kiri ke arah Desa Kalisidi.<span id="more-553"></span></p>
<p>Kalau nyasar tanya saja penduduk setempat pasti tau. Nah, di Desa Kalisidi ini kita menitipkan motor di pemberhentian terakhir lalu dilanjutkan dengan jalan kaki. Jalan kaki sedikit memasuki perkebunan cengkeh lalu belok mengikuti jalur irigasi.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/DN4DnFL-X3kHw8UayaFEALq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEJ9Q9m3I/AAAAAAAAFuw/feOHQT_Qc-I/s400/35298_450724096619_695856619_6592400_6102987_n.jpg" alt="" /></a><br />
Dijalur irigasi ini ada jalan setapak yang bisa dilewati hingga mendekati jalan naik ke Curug Lawe. Jalan setapak ini sih mulus tapi kewaspadaan tidak boleh hilang karena disamping kiri ternyata jurang. Dibeberapa tempat kita tidak berhadapan langsung dengan jurang karena masih ada tanah pijak tetapi di banyak tempat kita langsung berhadapan jurang.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/D_ydQiyABllFuArR4Kif8rq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEPxAzElI/AAAAAAAAFu4/E1TKMgpSk-4/s400/38349_450717706619_695856619_6592220_7521029_n.jpg" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/OFQOydQrVpeT-4jF_JTXgrq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEhH5zaVI/AAAAAAAAFvg/25-0kY9UGm0/s400/34664_1500873811309_1518091930_1211222_819061_n.jpg" alt="" /></a><br />
Alhasil saya yang tidak suka dengan ketinggian selalu pasang badan ke kanan (jalur irigasi yang dangkal) untuk menjaga keamanan. Setelah bertemu pintu kanal perjalanan menanjakpun dimulai.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/vpyduLarG7-CAdD8dlDyYrq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDETO5YUmI/AAAAAAAAFvA/SMuVJAMZLKQ/s400/38181_450721511619_695856619_6592325_8019068_n.jpg" alt="" /></a><br />
Tidak terlalu berat sih tetapi perjalanan ini cukup panjang. Saya suka jalur perjalanan ini karena melewati banyak sungai dengan air yang sangat jernih dan segar. Saya selalu berhenti untuk membasuh muka dan kepala karena air gunung ini sangatlah segar.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/mSevJfdUXusR0VRw7oRir7q3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEXjwbsdI/AAAAAAAAFvI/yY4ckd_pljc/s400/35160_450716936619_695856619_6592203_4331936_n.jpg" alt="" /></a><br />
Setellah 2 jam perjalanan santai sampailah kita di Curug Lawe. <em>Wihhhh</em>, rasa penat langsung hilang melihat keindahan alam ini. Pokoknya keren <em>cuyy</em> haha~ . Tidak sia-sia deh melakukan perjalanan hiking ringan ini setelah beberapa tahun tidak pernah hiking.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/RVn1AoJfV3RM5wUC-Wg8tLq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEaZb_d1I/AAAAAAAAFvQ/DE9Z6u0gWEU/s400/34593_450723086619_695856619_6592374_635908_n.jpg" alt="" /></a><br />
Kita beristirahat sekitar 1 jam di Curug Lawe sebelum turun. Nah jalur turunya ternyata kita naik kearah air terjun, menyebrang, naik sedikit lalu baru turun ke bawah.</p>
<p>Sebetulnya ditengah perjalanan masih ada Curug Benowo tapi karena kebanyakan peserta wanita sudah tidak kuat maka kami putuskan untuk langsung ke bawah saja.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/3DOyN0JtCJmRuoTA9pM_4rq3gG7p_dzefWXktuaKXdc?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TFDEERFkrbI/AAAAAAAAFuo/u_MmMaey7dE/s400/didut_curug.jpg" alt="" /></a><br />
Beberapa peserta kelihatannya jadi sakau buat kopi darat ala hiking seperti ini. Jadi kapan nih kita kopdar-an?</p>
<p>Picture courtesy: <a href="http://fiandigitalphotos.co.cc/" target="_blank">Fian Digital</a> &amp; <a href="http://aaslamdunk.blogspot.com/" target="_blank">Slams</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2010/07/29/travelogue-berpetualang-di-curug-lawe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kotaku Semarang</title>
		<link>http://blog.didut.net/2009/05/02/kotaku-semarang/</link>
		<comments>http://blog.didut.net/2009/05/02/kotaku-semarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 20:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.didut.net/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak terasa sudah 10 tahun saya menjejak di kota ini.
Ternyata tahun ini usianya sudah 462 tahun. Sebuah usia yang seharusnya membuat kota ini semakin matang dalam berbenah diri tetapi saya merasakannya tidak begitu.
Masih ada masalah klasik seperti rob yang merambat (&#8230;)</p><p><a href="http://blog.didut.net/2009/05/02/kotaku-semarang/">Read the rest of this entry &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/JqlCUHOxLmMeRq8AiAZX9A?feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/SfyrkNZWqjI/AAAAAAAAB2E/wvAJap6GagM/s400/smg.jpg" alt="" /></a><br />
Tidak terasa sudah 10 tahun saya menjejak di kota ini.</p>
<p>Ternyata tahun ini usianya sudah 462 tahun. Sebuah usia yang seharusnya membuat kota ini semakin matang dalam berbenah diri tetapi saya merasakannya tidak begitu.</p>
<p>Masih ada masalah klasik seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rob" target="_blank">rob</a> yang <a href="http://wedhouz.net/2009/05/rob-di-462-tahun-semarang/" target="_blank">merambat ke tempat-tempat yang baru</a>.</p>
<p><span id="more-124"></span>Mall-mall yang baru bermunculan dan saya tidak mengerti kenapa untuk kota yang tidak terlalu besar ini makin banyak mall yang dibangun.</p>
<p>Kota yang semakin panas dengan tidak bertambahnya ruang hijau untuk kita bermain.</p>
<p>Walau begitu saya masih suka tinggal di kota yang berjalan dengan lambat ini.</p>
<p>Selamat bertambah tua kotaku dan semoga juga bertambah bijak dimasa yang akan datang.</p>
<p><strong>Referensi</strong>:<br />
- <em>Keterangan mengenai <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rob" target="_blank">rob di Wikipedia</a></em>.<br />
- <em>Gambar diambil dari <a href="http://winboy07.blogjurnalistikonlain.com/wordpress/?p=41" target="_blank">blog winboy</a></em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.didut.net/2009/05/02/kotaku-semarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
