Melanjutkan tulisan tentang aplikasi OLX yang lalu, review kali ini mengulas situs OLX. Kebetulan bulan depan gw pengen pindah dan sepertinya banyak barang yang harus dibuang atau dijual. Jadi minggu ini memang sedang browsing sistem promosi promo barang via OLX sembari memilah barang yang pengen dijual.

Salah 1 barang hasil impulsif

Menjual barang yang tidak terpakai lumayan dari pada dibuang. Kalau masih ada yang laku bisa jadi income tambahan walaupun gak banyak hihihi~  Gw liat-liat banyak juga barang yang impulsif yang akhirnya gak terpakai. Seperti earphone yang impulsif gw beli waktu jalan-jalan di Jepang tahun lalu. Akhirnya gak pernah gw pake dan hanya tergeletak saja.

Halaman depan OLX

Kembali soal situs OLX, halaman depannya simpel banget. Kita bisa langsung memilih mau menjelajahi iklan-iklan barang berdasarkan kategori barang atau lokasi. Untuk yang igin COD, browse beradasarkan lokasi sangat penting. Biar lebih mudah aja untuk melakukan transaksi.

Karena OLX bersifat iklan baris online, tidak akan ada transaksi yang berlangsung di dalam situs. Ketika ingin melakukan transaksi user bisa mengklik kontak penjual dan menghubungi langsung. Bahkan gw bisa menambahkan akun twitter buat komunikasi transaksi.

Asik juga kalau nego bisa langsung via mention hihihi~ Akan gw share lagi pengalaman dalam menggunakan OLX ketika sudah beriklan di sini ya.

Jadi kamu biasanya menjual barang bekas atau barang second kamu di mana?