Sudah seminggu gw dan Arianna menempati rumah di Lebak Bulus. Karena tinggal di Lebak Bulus, kami mengunjungi gereja Santo Stefanus untuk misa hari minggu. Ketika masuk gereja saya langsung kagum dengan struktur bangunan gereja ini.

Gereja Stefanus (Medium)

Sumber gambar: http://albertusgregory.blogspot.com/

Di dalam Gereja Santo Stefanus berbentuk rumah joglo jawa dan altar terletak di tengah-tengah ruangan seperti rumah joglo pada umumnya. Ini unik karena di kebanyakan gereja altar terletak di paling depan. Karena kursi mengelilingi altar, kita menjadi lebih dekat dengan altar dan romo pemimpin misa.

Menurut gw gereja Santo Stefanus cukup unik karena terletak di daerah sibuk di Cilandak. Tetapi ketika memasuki gereja, kita seperti masuk dalam suasana yang sangat berbeda dengan jalan yang sangat sibuk di luar gereja. Kelemahannya sih kelihatannya cuma satu, tidak bisa menampung banyak jemaat. Menantikan di saat perayaan hari besar,melihat ramai dan penuhnya paroki ini.