Itulah #sepik pertama saya di #brikpiknik pada dia #eh Aulia maksudnya. Di #brikpiknik kali ini memang regu kami bernama #sepik. Kenapa #sepik? Karena Aulia yang satu-satunya wanita di dalam grup ini akan menjadi target #sepik anggota regu. Apalagi ada Pak Nukman di dalam regu ini, siapa yang meremehkan kemampuan #sepik Pak Nukman baik di dalam maupun di luar timeline? *kaboer pake GoJek* *eh ini bukan layanan masyarakat tentang ojek online, emang seringnya pake GoJek aja*

Sebetulnya kalau melihat komposisi anggota regu kami, saya menjadi pesimis untuk membuat banyak konten di dalam #brikpiknik kali ini.

Loh konten? Katanya mau piknik?!?! Piknik doang sih anak sekolah juga bisa. #Brikpiknik adalah piknik berbalut modus kepsek (alias Om Ded) supaya teman-teman onliner yang diajak piknik belajar membuat konten yang baik.

20150918173101

Balik soal pesimis. Saya pesimis soalnya dalam membuat konten di dalam #brikpiknik, #CahAyu menjadi kunci. Di dalam grup lain minimal ada 2 #cahayu sehingga memungkinkan untuk menciptakan gambar-gambar yang indah untuk konten yang yang ciamik.

 

photo_courtesy_paw

Ternyata saya meremehkan potensi grup #sepik ini dan mungkin potensi diri saya sendiri. Dari lokasi pertama kunjungan saja kami sudah menciptakan konten langsung setelah makan siang. HUWOOOOOW! Keren bingitz!

 

Keinginan yang besar dari Aulia, jubir grup #sepik, dalam mengeksekusi ide untuk menjadi konten sangat luar biasa. Dipadu dengan Goenrock yang memang handal dalam urusan merekam dan mengedit video dalam waktu yang sama. Simak saja cuy video beberapa detik di atas yang kami ciptakan setelah makan siang.

 


Di dalam kelas c #brikpiknik kali ini memang peserta terdiri dari beberapa kategori yang sangat kuat. Dalam kelas c ini aroma fotografer handal sangat kental. Kental? kek kopi aja kental. Siapa yang tidak mengenal Om Abe (chief editor male detik), Goenrock (videografer) atau Shinyo, Koh Jones dan Nino (trio fotografer handal dari kota lumpia, Semarang). Selain fotografer ada #cahayu yang selalu menjadi koentji dalam setiap #brikpiknik dan blogger seperti saya, Mbak Tika maupun Fitri yang memang hobi menghias kata melalui blog.

Di dalam setiap #brikpiknik memang ada tantangan-tantangan yang harus dibuat oleh setiap regu.  Tantangan dalam kelas c #brikpiknik kali ini adalah membuat konten sebanyak mungkin untuk dipublish melalui blog #brikpiknik. 1 venue 1 konten adalah tantangan yang harus kami terima dalam #brikpiknik kelas c.

Kami membagi tugas sesuai dengan kehandalan masing-masing. Aulia dan Goenrock bekerjasama dalam membuat konten video yang ciamik. Saya dan Bernad berkonsentrasi dalam membuat konten blog dan Pak Nukman sebagai juru influencer dalam group #sepik sekaligus pencerah suasana dalam setiap kesempatan yang berhadapan dengan banyak orang haha~

Saya selalu berpikir membuat banyak konten dan harus diselesaikan dalam 1 malam adalah tantangan yang paling sulit. Ternyata saya salah duga lagi. Menularkan ilmunya masing-masing di dalam #brikpiknik adalah tantangan yang jauh lebih sulit.

Untuk seorang blogger membuat beberapa konten dalam 1 malam ternyata tidak sulit kalau sudah sangat termotivasi. Saya masih sanggup menulis 3 postingan dalam 1 malam karena merasa sangat kompetitif dalam #brikpiknik kali ini.

Supaya lebih mudah dalam tantangan membuat blogpost, tugas untuk menerbitkan blogpost saya serahkan ke Aulia yang memang mempunyai akses ke blog #brikpiknik. Saya lupa kalau seorang developer yang jago coding belum tentu menguasai bagaimana menerbitkan postingan blog secara efisien.

Untung saja ketauan waktu di bis sore-sore kalau ternyata dari pagi hari hingga sore Aulia lebih sibuk untuk membuat dokumen yang rapi di dalam laptopnya dibandingkan menerbitkan draft blogpost yang sudah kami kirimkan padanya. Jadi pengen tertawa dan menangis di saat bersamaan tuips!

Tapi semangat kami gak turun dong apalagi semangat Aulia dalam menerbitkan draft blogpost kami. Sesorean itu saya share dengan Aulia bagaimana untuk menerbitkan blogpost secara efisien. Aulia bahkan menerbitkan blogpost selama dalam perjalanan menuju lokasi sharing sore itu dalam bis. Sharing ke komunitas digital di Bali memang menjadi tenggat untuk menerbitkan semua konten kami.

Dan semua draft blogpost berhasil untuk diterbitkan. HURRAYYYY! Cek saja postingan-postingan grup #sepik dalam blog #brikpiknik ini.

Jadi dalam satu kali #brikpiknik ini kami sudah belajar beberapa hal sekaligus: bagaimana membuat konten yang ciamik dengan support 4G dari Indosat, begaimana bekerja sama di dalam sebuah tim, bagaimana sharing ilmu antar tim sehingga tercipta arus kerjasama yang bagus sampai bagaimana jangan lupa terus mengasah ilmu sambil bersenang-senang.

Terus terang saya masih terkesima bagaimana Goenrock sanggup mengeksekusi ide, merekamnya, sekaligus mengedit di satu lokasi dan waktu yang sama untuk menjadi sebuah video yang cakep. Saya belajar dari dia bagaimana untuk terus mencari kesempurnaan walau hanya untuk video bersenang-senang. Tidak terhitung berapa kali kamu harus mengulang adegan untuk sebuah video yang tidak mencapai satu menit.

Begitulah serunya perjalanan #brikpiknik kali ini. Terima kasih Om Ded dan Indosat yang sudah mengajak saya dalam perjalanan #brikpiknik kelas c. Denger-denger sih semua kelas bakal dipertemukan dalam classmeeting. Gak kebayang kan serunya gaes?

Yuk piknik yuk!