Barusan mau pulang dan tiba-tiba hujan turun. Sebagai pengendara motor harian yang sigap saya sih selalu menyediakan peralatan tempur untuk musim hujan ini. Sayangnya Arianna kelupaan jas hujannya dan jadilah saya menunggu hujannya agak reda supaya bisa menjemput dia.

Musim hujan memang tidak ramah dengan para biker. Tapi sebetulnya di jaman sekarang biker juga aman kok dari hujan yang deras sekalipun. Peralatan yang biasanya saya siapkan buat musim hujan ini:

  1. Rain cover buat backpack. Ini penting banget, soalnya kalo laptop basah habis semua deh pekerjaan. Bisa nangis darah lama hahaha~ Buat rain cover backpack ini kebetulan masih setia dengan eiger. Harganya sekitar 70 – 80 ribuan dan bisa dilipat sampai kecil untuk dimasukkan ke dalam tas.
  2. Jas hujan. Nah buat jas hujan ini kebetulan masih pake eiger. Jaket dari eiger ni kebetulan oke memang. Saya pernah pakai menembus hujan yang paling deras sekalipun dan gak tembus. Cuma kelemahanĀ jaket-jaket eiger ini panas. Pernah beli yang jaket biasa juga panas banget. Jadi memang gak cocok buat dipake kalau tidak hujan. Mungkin memang designnya buat menghadapi hawa gunung kali ya.
  3. Nah yang terakhir ini yang orang kadang suka lupa, jas hujan buat sepatu. Penting soalnya hujan kan tidak mengenal waktu. Bisa aja datangnya pas kita mau meeting. Kalau jas hujan buat sepatu ini gak punya rekomendasi. Terakhir beli sih cukup tahan lama tapi memang jas hujan sepatu ini tidak menjamin sepatu kit atidak basah sama sekali. Hanya mengurangi kadar basahnya aja.

Nah peralatan di atas wajib buat para biker dalam menghadapi musim hujan. Saya tau betapa betenya jalanan macet hanya karena banyak pengendara motor menunggu hujan reda di bawah kolong jembatan. Saya saja yang biker juga merasa sebal.

Sumber gambar pos feature dari zifflaw.com.