Tadi malam Fany nge-whatsapp dan share kalau Mas Kurnia nyariin kontak saya. Mas Kurnia adalah agen asuransi yang membantu waktu saya mengambil asuransi Allianz.  Untungnya mulai tahun ini asuransi saya ditanggung oleh Commonwealth//McCann dengan Reliance.

Bukan soal asuransinya yang mau saya omongin tapi jadi teringat sebetulnya mengambil asuransi gara-gara kecelakaan 2 tahun yang lalu.  Kecelakaan yang absurd soalnya sebetulnya gak ada apa-apa di depan dan belakang saya. Murni karena “kepleset” sehingga muka saya menghantam aspal.

Udah berasa belum sakitnya wajah langsung menghajar aspal? hihihi~

Waktu saya pakai helm half face dan setelah kecelakaan itu langsung gak mau pakai helm half face lagi. Helm half face sebetulnya helm yang sangat banyak dipakai oleh pengendara motor alias biker di Jakarta.

Nah waktu saya milih-milih helm full face pilihan jatuh ke helm modular MDS.  Modular artinya helm full face yang bisa dibuka (half face). Ternyata nama seri helm ini MDS Pro Rider Solid.

Kenapa saya suka dengan MDS Pro Rider Solid? Pertama karena materi helmnya yang membuat saya merasa aman ketika mengenakan helm MDS ini. Buat saya sih sebetulnya helm ini tidak berat.


Ada beberapa teman yang menanyakan di timeline apakah helm ini berat atau tidak. Untuk kategori helm full face sebetulnya saya merasa berat helm ini cukup bagus walau gak ringan-ringan amat. Saya pribadi merasa helm yang ringan malah tidak aman.

Selain design dan materi helm, harga juga menjadi pertimbangan untuk membeli helm MDS ini.  Di pasaran biasanya helm MDS Pro Rider Solid bisa diakuisisi dengan kisaran harga 500 – 550 ribu. Sempat menemukan di toko online yang sedikit di bawah itu. Tapi biasanya untuk helm gak pernah beli online karena harus dicobain dulu hihi~

Oh iya, helm MDS Pro Rider Solid ini modelnya double visor alias ada kaca gelap yang bisa dinaikkan dan diturunkan. Sangat membantu ketika kita berkendara di matahari yang terik.

Jadi untuk para biker, sudahkah kamu menjaga kepala kamu hari ini? *grinz*