Tidak terasa Abby sudah berusia 8.5 bulan lebih hari ini. Rasanya baru kemarin saya melihat dia keluar dari perut Arianna (literally) dan sebentar lagi dia akan berusia 9 bulan, usia di mana Abby sudah bisa memiliki sebuah keinginan ataupun menolak untuk sebuah makanan yang dia tidak suka untuk disuapkan ke dalam mulutnya.

Sudah cukup lama sebetulnya saya tidak menulis di blog ini. Somehow it’s because something called writer’s block. Well banyak hal yang menyebabkan writer’s block ini tetapi saya memilih untuk bercerita tentang Abby dulu.

Pastinya banyak yang berubah dari saya setelah memiliki Abby. Yang pasti jadi lebih kangen buat pulang setelah kerja untuk ingin memeluk Abby dan akhirnya punya ‘mainan’ di rumah untuk tidak bosan-bosan saya mainkan.

Harus diakui, mengasuh anak itu memang salah satu pekerjaan yang melelahkan di dunia ini. Bohong kalau ada yang bilang mengurus anak tidak melelahkan (walaupun sangat menyenangkan). Saya sudah sempat ditinggal oleh Arianna selama 2 hari full hanya bersama Abby berduaan, jadi boleh dibilang saya sudah lulus untuk mengasuh Abby tanpa didampingi istri.

2 hari bersama Abby tanpa Arianna itu rasanya pegel hahaha. Menyenangkan tapi pegel, seperti olahraga saja.

Salah satu sifat Abby yang sangat berbeda dengan bayi-bayi lain adalah susah tidur di pagi sampai sore hari. Dia jarang sekali mau memejamkan mata di siang atau sore hari. Walaupun tertidur biasanya cuma setengah jam(an). Jarang dia mau memejamkan mata hingga satu jam penuh. Makanya kalau dia tertidur 1 jam lebih di siang itu rasanya seperti berkah dari langit haha.

Sejauh ini Abby jarang sakit dan paling hanya terkena batuk atau flu seperti akhir-akhir ini. kelihatannya karena cuaca kurang bagus juga. Semoga si kecil selalu sehat-sehat terus, hanya itu doa yang biasa saya panjatkan bersama Arianna.

Anyway sudah hampir 300 kata saya tuliskan di postingan kali ini. Sudah sedikit cukup untuk membuang writer’s block kali ini. Paling tidak saya memulai 1 kategori di blog ini yatu parenting. Memberanikan dulu untuk share pengalaman ketika mengasuh Abby.

Sampai jumpa di tulisan berikutnya ya.