Sebetulnya akhir pekan ini bisa menjadi long weekend buat gue karena hari Jumat kemarin kebetulan ambil cuti buat bantu bapak mertua mengurus ATM BNI beliau. Mengurus dan mengganti ATM di BNI sungguh membutuhkan kesabaran. Gue hitung dari mulai antrian sampai proses selesai memakan waktu dua jam. Dua jam sih buat gue yang terbiasa mengurus ATM yang bermasalah dan lain-lain di bank swasta sebelah -yang sungguh banyak customernya itu- termasuk angka tunggu yang jelek. Gue lihat juga sebetulnya jumlah Customer Care yang melayani cukup memadai jika dibandingkan dengan jumlah nasabah yang datang -yang juga dibatasi karena kondisi pandemi.

Okelah, sebetulnya bukan mau ngobrolin pelayanan bank hahaha~

Jadi kebetulan sejak hari Kamis, Kayla-anak dari adik Arianna- yang baru berusia 11 bulan harus masuk Rumah Sakit dan menjalani rawat inap. Karena kondisinya tidak main-main, kedua orang tuanya harus menunggu Kayla di rumah sakit dan meninggalkan Michelle sang kakak sendirian di rumah. Karena mbak yang membantu mengasuh Michelle hanya bisa sampai jam 4 sore, gue dan Arianna diminta untuk menginap dan menjaga Michelle selama dua hari kemarin.

Akhirnya gue dan Arianna merasakan bagaimana punya dua anak dalam dua hari kemarin *GRINZ* Pengalaman mengasuh dua anak yang cukup aktif ternyata capek juga dan menghabiskan energi karena kita berdua bekerja. Walaupun gue dasarnya cuti tapi sebetulnya ada aja yang harus dikerjakan Jumat kemarin itu.

Syukurlah akhirnya tadi malam dapat kabar Kayla hanya efeksi di dalam dan tes PCRnya negatif. Karena kami khawatir kondisinya punya gejala yang mirip Covid. Hari ini Kayla mau dites darah lagi untuk memastikan kekebalan tubuhnya cukup baik untuk dibawa pulang besok Minggu.

Selain pengalaman mengasuh dua anak, ternyata gue juga gak bisa tidur tenang di rumah adik ipar gue. Tertidurnya bukan masalah tapi ketika terbangun jam 2 atau jam 3 pagi, badan gue gak bisa tidur lagi padahal udah gue paksa memejamkan mata dan tidak menyentuh smartphone sama sekali ketika terbangun. Ini cukup menarik karena pada dasarnya gue tuh bisa tidur di mana aja termasuk di lantai sekalipun hahahaha. Jadi kalau pas tidak bisa tidur begitu pasti ada penyebabnya walaupun gue gak tau itu apa.

Sayang sepertinya gue gak mungkin melakukan tes lagi untuk mengecek penyebabnya apa karena sebetulnya gue tidur di ranjang Michelle -yang notabene ranjang anak-anak- dan mereka akan pindah ke Barcelona bulan depan.

Jadi apa cerita akhir pekanmu kali ini?