Jadi ketika terbangun pagi ini, tiba-tiba terinspirasi untuk bikin semacam catatan perjalanan intermittent di blog ini. Buat yang belum tahu intermittent fasting itu apa, intermittent itu semacam puasa dengan memberikan waktu istirahat untuk bagian dalam badan kita lebih lama dalam mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Buat gue sih sebetulnya ini gak masuk dalam hitungan puasa, karena selama dalam jam intermittent sebetulnya kita masih boleh mengkonsumsi air putih ataupun teh & kopi tanpa gula.

Kalau objective gue sih jelas sebetulnya memang untuk mengurangi berat badan.  Badan udah kerasa “berat” selama Work from Home mode ini, jadi bukan sekedar berat dari sisi berat badan tetapi ketika akan bergerak sudah terasa ‘berat’ aja —- bingung gak dari cara aku jelasin ini? haha

Dan intermittent log ini akan jadi semacam live blogging seberapa lama komitmen untuk melakukan intermittent ini akan bertahan dan perubahan apa yang terjadi dengan badan gue ini. Karena ini konsepnya live blogging, jadi akan gue update dari waktu ke waktu setiap hari untuk bikin semacam laporan apa yang terjadi dengan badan gue.

Wah, udah lama banget gak bikin live blogging kek gini, sepertinya live blogging terakhir itu ketika ikutan #brikpiknik ke Bali beberapa tahun yang lalu.

Time Log

05:00
Tiba-tiba ketika lagi main Football Manager di PC, terbersit mood untuk melakukan intermittent mulai hari ini. Gue memang orangnya agak moody-an, udah agak berkurang sih level moody-moodynya, tapi memang kadang suka kek begini aja dan kalau memang buat hal yang baik seringnya gue berdoa semoga hal ini berlangsung cukup lama hahaha.

Tadi kepikiran intermittent karena dari jam 4 pagi ketika bangun, sampai tulisan ini dibuat gak ada pikiran untuk minum minuman manis dan cukup dengan air putih aja, mumpung moodnya lagi bagus gue bikin aja intermittent log ini biar komitmen intermittent ini jadi makin kuat. We’ll see apa yang akan terjadi selama beberapa jam ke depan, apakah gue bisa bertahan atau gagal di tengah jalan karena sesimpel lupa aja kalau lagi intermittent.

Oh iya, gue akan menjalani pola intermittent 10 – 14 yang artinya selama 10 jam gue makan normal dan selama 14 jam terakhir gue akan minum air putih aja biar badan lebih bersih aja.

07:20
Mengatasi rasa lapar sepertinya sih mudah-mudah saja, yang tidak mudah itu mengubah otomatisasi badannya. Misalnya Arianna itu selesai masak sekitar jam setengah 9 pagi, nah otomatisasi badan itu pas lewat meja makan langsung dicemil aja tuh lauk yang udah jadi di meja makan, suka lupa kalo masih jam intermittent hahaha. Makanya log ini gue bikin supaya selalu ingat aja.

08:14
Tiba-tiba ada yang rasa ‘ketarik‘ di kepala belakang, gue sudah hapal sih tahapan ini. Karena morning coffee yang biasa gue asup pagi-pagi hilang, makanya tiba-tiba kepala bagian belakang jadi agak kenceng, agak seram juga ya pengaruh kopi ke badan kita?

Plannya sih pagi ini jam makannya mulai jam 10 pagi, masih ada dua jam lagi, semoga tahan deh ah.

13:56
Intermittent hari ini termasuk lancar, badan gak craving sebelum makan pertama jam 10 pagi tadi. Badan gue ini memang aneh, misal kalo pagi dikasih bubur ayam misalnya, jam 10 atau mendekati jam 11 pasti udah craving gitu minta cemilan, kalau pas dibersihin kek gini sih aman-aman aja malah.

Cuma penyakitnya ya itu, kepala terasa kenceng banget. Kalau ada deadline sih biasanya ya terpaksa diminumin kopi sekali sehari, kalo lagi agak ringan task list paling gue bawa tidur bentar (mumpung lagi WFH).

21:00
Akhirnya intermittent hari pertama (sedikit) sukses, harusnya sih berhenti makan jam 6 sore tetapi karena gue itu masuk tim pembersih makanan di rumah, jadinya baru bisa stop makan sama sekali jam 8 malam tadi.